Penelitian Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen

Penelitian Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen

Penelitian Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen

Penelitian Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen

TARUHAN BOLA TERBAIK – Penelitian Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen

Mars telah lama dianggap sebagai sebuah planet merah yang kering dan tandus, serta tidak layak menjadi rumah untuk menampung kehidupan. Tapi, penelitian yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kemungkinan besar terdapat kandungan air asin di Mars saat ini, termasuk keberadaan danau di bawah permukaan Hasil penelitian ini telah membangkitkan harapan baru bahwa sebenarnya ada kehidupan di Planet Merah, yang sangat tergantung pada kandungan di dalam air.

Sangat menarik, karena memungkinkan Mars untuk dapat mendukung keberlangsungan kehidupan mikroba atau bahkan hewan sederhana seperti bunga karang. Antara 3,8 miliar hingga 4 miliar tahun yang lalu, permukaan Mars sangat mirip dengan Bumi, oleh karena itu memiliki kondisi yang tepat bagi munculnya kehidupan. Pada saat itu, Mars memiliki lapisan atmosfer tebal, air yang mengalir di permukaan, medan magnet global dan vulkanisme. Namun, hari ini kondisi permukaan Mars sangat kering dan dingin, dengan suhu berkisar antara 5 hingga 10 derajat Celcius di siang hari dan minus100 hingga minus 120 derajat Celcius di malam hari.

 

1. Bukti-bukti yang mendukung kehidupan di Mars
Penelitian: Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen
Berkat misi-misi eksplorasi oleh rover (penjelajah darat) Curiosty dan Mars Express, kita sekarang mengetahui bahwa masih ada jejak metana di Mars. Sumber dari metana ini bisa berupa aktivitas hidrotermal (pergerakan air panas), atau dari kehidupan mikroba. Di Bumi, penyakit kembung pada sapi saja telah menghasilkan sekitar 25 persen hingga 30 persen gas metana di atmosfer.

Misi eksplorasi ExoMars Trace Gas Orbiter kolaborasi antara badan antariksa Eropa dan Rusia saat ini sedang menyelidiki sumber metana ini. Misi Mars Reconnaissance Orbiter oleh NASA juga menemukan fitur musiman yang disebut “recurrent slope lineae”, atau pola beralur yang kemungkinan terbentuk karena rembesan air asin di permukaan Mars. Meskipun ada penjelasan alternatif oleh beberapa ilmuwan,

Baru-baru ini, misi Mars Express yang dikelola oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) menemukan bukti radar akan kandungan air bawah tanah dalam bentuk cair di wilayah kutub selatan Mars, yang berpotensi sebagai danau bawah permukaan. Danau seluas 20 kilometer ini kemungkinan menampung air asin, dan terletak 1,5 kilometer di bawah permukaan.

2. Kandungan oksigen molekuler air asin Mars
Penelitian: Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen
Studi terbaru menghitung berapa banyak oksigen molekuler dapat dilarutkan dalam cairan asin di Mars. Perhitungan ini menunjukkan bahwa sejumlah kecil senyawa oksigen yang diproduksi di atmosfer memang bisa larut dalam air asin pada suhu dan tekanan di dekat permukaan Mars
 Menggunakan pemodelan atmosfer, para peneliti kemudian mempelajari tingkat kelarutan ini di lokasi berbeda planet Mars dari waktu ke waktu.
BACA JUGA: 
3. Misi eksplorasi untuk menemukan kehidupan di Mars
Penelitian: Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen
Jadi, bagaimana kita bisa menemukan bukti adanya kehidupan? Misi Mars saat ini menyediakan pemetaan mineral secara global dari orbit sebagaimana informasi dari permukaan. Penemuan terbaru oleh rover Curiosity menyediakan informasi bahwa molekul organik dapat hidup dalam waktu yang lama di Mars. Sedangkan misi rover Mars 2020 oleh NASA untuk mengembalikan sampel dari Mars ke Bumi, saat ini sedang dalam perencanaan. Rover-rover NASA yang beroperasi di Mars hingga saat ini hanya dirancang untuk mengebor sedalam lima sentimeter di permukaan Mars, namun sebuah rover yang merupakan bagian dari misi ExoMars 2020 kolaborasi antara ESA dengan Rusia, yang terus dipersiapkan hingga saat ini akan dapat menggali permukaan hingga kedalaman dua meter. Menggali hingga kedalaman dua meter akan memberikan kita sampel yang terbebas dari paparan radiasi sinar ultraviolet Matahari dan radiasi kosmik yang membahayakan kehidupan, sehingga menjadi harapan terbaik kita untuk menemukan kehidupan di Mars melalui misi yang akan datang.

Dua kandidat lokasi pendaratan rover ExoMars akan diputuskan pada bulan November tahun ini, Mawrth Vallis dan Oxia Planum, keduanya adalah lingkungan purba yang kaya kandungan air. Meskipun strategi saat ini adalah untuk mencari tanda-tanda kehidupan purba di Mars, kehidupan yang ada saat ini seharusnya juga akan dapat terdeteksi, jika ada. Kita harus menunggu hasil misi ExoMars untuk memastikan tanda-tanda kehidupan, baik di masa lalu atau saat ini, dan dalam jangka panjang menganalisis sampel yang dikirim kembali ke Bumi. Sementara ExoMars tidak akan diarahkan ke danau atau lokasi resapan air, ada juga bukti untuk kandungan air asin di lokasi lain, jadi ada kemungkinan bahwa lokasi-lokasi yang mengandung air asin dapat ditemukan di kandidat lokasi penelitian ExoMars.

Penelitian Air di Mars Punya Cukup Kandungan Oksigen