Merokok Sebabkan Usia Sel Telur Wanita Lebih Tua dari Usia Biologis

Merokok Sebabkan Usia Sel Telur Wanita Lebih Tua dari Usia Biologis

TARUHAN BOLA TERBAIK – Merokok Sebabkan Usia Sel Telur Wanita Lebih Tua dari Usia Biologis

Merokok bagi wanita dapat menyebabkan usia sel telur (ovum) yang mereka miliki menjadi lebih tua dari usia biologis tubuh. Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa merokok tidak hanya menyebabkan masalah ketika saat itu saja namun juga gangguan kesuburan wanita di masa depan.

Baca Juga :

Pria menghasilkan sperma baru sepanjang hidup, tetapi wanita dilahirkan dengan sel telur yang tidak pernah bertambah dan baru. Efek zat berbahaya pada rokok, seperti nikotin akan merusak sel telur.

“Sel telur akan rusak. Jika sudah rusak, tidak ada jalan kembali memperbaiki sel telur. Kalau pria kan bisa, sperma baru diproduksi setiap tiga bulan sekali. Kalau wanita, ya kalau sel telur rusak, tidak bisa diperbaiki lagi,” papar dokter Obstetri dan Ginekologi Beeleonie usai acara diskusi ‘Penanganan Gangguan Kesuburan di Indonesia, Bayi Tabung Pintar dan Terjang.

Merokok dapat menurunkan jumlah total sel telur yang dimiliki wanita dalam indung telur. Jumlah sel telur wanita tidak bertambah. Rata-rata jumlah sel telur wanita 700.000. Jumlah ini semakin menurun seiring usia. Pada usia 37, jumlah sel telur wanita 25.000.

Zat berbahaya dari rokok juga menyebabkan ovarium (indung telur) menua sebelum waktunya. Hal ini menyebabkan kerusakan DNA pada folikel ovarium.

Terjadi penuaan dini dari indung telur. Usia sel telur pun lebih tua. Penurunan usia sel telur ini dapat membuat wanita alami menopause dini.

“Semakin lama, dia (wanita) merokok, usia sel telur jadi lebih tua. Misalnya, usia di Kartu Tanda Penduduk (KTP), usia biologisnya 35 tahun, tapi usia sel telur bisa jadi 45 tahun. Jadi, usia sel telur belum tentu sama seperti usia pada KTP,” tandasnya.